Aku yang tak terlihat
menghirup udara sepi yang membekas sampai ulu hati
aku yang berusaha meraih asa
menggenggam harapan fana dan bercita cinta mulia.
Aku..
aku yang lama pergi
tak ingat untuk kembali
menyesapi kerinduan dalam hati seorang diri
aku yang terluka oleh waktu yang tersiakan
dan aku buang sendiri
Butuh waktu berapa hari
untuk aku bisa kembali
kepada semua yang telah perlahan menghilang
dari mimpi tak berbekas
lain dengan luka yang sulit akan sembuh ini
Hembusan angin membawa tiap detik yang terbuang berlalu
menyapu permukaan wajahku
seakan membelai lembut menggelitik
Mencoba terdiam untuk menyadari
setiap masa yang aku siakan, terbuang menghilang
tanpa bisa aku dapatkan kembali
Tiada berguna jikalau sesuatu yang hilang
telah diyakini tak akan ada lagi
namun masih saja menggantung harap
Menangis
Menangis tersedu dalam ruang waktu yang sempit menghimpit
menyesakkan dada namun melegakkan
menangisi waktu itu sendiri
Tak ada yang mengerti maksud hati aku
untaian kata ini tertulis teruntuk sang waktu
pengisi ruang dalam hidup yang terkadang terlewat tanpa ada yang tahu
Oleh aku sendiri
yang kini terjaga, tersadarkan akan berharga sang waktu
namun telah aku lewatkan tanpa membuat sesuatu yang berarti untukku
malah aku siakan, aku biarkan Ia menghilang dan pergi.
menghirup udara sepi yang membekas sampai ulu hati
aku yang berusaha meraih asa
menggenggam harapan fana dan bercita cinta mulia.
Aku..
aku yang lama pergi
tak ingat untuk kembali
menyesapi kerinduan dalam hati seorang diri
aku yang terluka oleh waktu yang tersiakan
dan aku buang sendiri
Butuh waktu berapa hari
untuk aku bisa kembali
kepada semua yang telah perlahan menghilang
dari mimpi tak berbekas
lain dengan luka yang sulit akan sembuh ini
Hembusan angin membawa tiap detik yang terbuang berlalu
menyapu permukaan wajahku
seakan membelai lembut menggelitik
Mencoba terdiam untuk menyadari
setiap masa yang aku siakan, terbuang menghilang
tanpa bisa aku dapatkan kembali
Tiada berguna jikalau sesuatu yang hilang
telah diyakini tak akan ada lagi
namun masih saja menggantung harap
Menangis
Menangis tersedu dalam ruang waktu yang sempit menghimpit
menyesakkan dada namun melegakkan
menangisi waktu itu sendiri
Tak ada yang mengerti maksud hati aku
untaian kata ini tertulis teruntuk sang waktu
pengisi ruang dalam hidup yang terkadang terlewat tanpa ada yang tahu
Oleh aku sendiri
yang kini terjaga, tersadarkan akan berharga sang waktu
namun telah aku lewatkan tanpa membuat sesuatu yang berarti untukku
malah aku siakan, aku biarkan Ia menghilang dan pergi.
Komentar
Posting Komentar