majas-majas itu membakar habis paru-paruku sial. mengikat, memburu, menghantui. kala lenggang, suram atau ramai-ramai tetap, mereka mengancam. membujuk kakiku melemah, meminta jiwa tanggalkan diri dari ringkuk rapuh tubuhku agar aku kembali sendiri, agar seisi kepalaku berontak membenci tubuh ini, agar aku lekas mati.
semua yang tertuang di lembar ini adalah fiksi.