sunyi sedang tersedu
bahasaku dilumat malam;
seusai kita meramu peluk
pintu purnama tersingkap
dingin tak lagi buta
terbit bibirmu yang hangat
menyalakan debar
menyurutkan jantung waktu.
pundakmu persilahkan
rinduku rebah dan gugur
serta rindumu lepas dan
tenggelam di tubuhku.
bahasaku dilumat malam;
seusai kita meramu peluk
pintu purnama tersingkap
dingin tak lagi buta
terbit bibirmu yang hangat
menyalakan debar
menyurutkan jantung waktu.
pundakmu persilahkan
rinduku rebah dan gugur
serta rindumu lepas dan
tenggelam di tubuhku.
Komentar
Posting Komentar