pahit menelan waktu
melepas genggam jejakmu
dari sudut bibir dan ujung jemari.
suram yang mekar
bersama sirna kunyalakan,
dan rintik sedih berubah
sederas sembilu.
baumu tersesat di tubuhku
telah menemui ketiadaan
tertimbun hari.
pahit sekedar mengingat manis,
dahaga akan memoria
yang mustahil diupayakan.
cinta masih bernyawa,
kamu tidak.
melepas genggam jejakmu
dari sudut bibir dan ujung jemari.
suram yang mekar
bersama sirna kunyalakan,
dan rintik sedih berubah
sederas sembilu.
baumu tersesat di tubuhku
telah menemui ketiadaan
tertimbun hari.
pahit sekedar mengingat manis,
dahaga akan memoria
yang mustahil diupayakan.
cinta masih bernyawa,
kamu tidak.
Komentar
Posting Komentar