Langsung ke konten utama

paru-paru

kepalaku terlalu sibuk
perihal yang tidak dalam genggam
termasuk kamu
bahkan mimpi yang kutanam
hanya sekali menyentuh tumit kaki

nadiku masih deras berpuisi
walau tiada meletup
seperti pipi merah para gadis
yang dalam hatinya dihuni renjana
atau korban janji-janji api.

langit langit kamarku selalu
menyambut murung sapaan mataku
melebihi cermin yang tak terlalu senang
lama memantulkan bayanganku

dan hanya untuk huruf-huruf mungil di saku jari
atau yang kadang terselip di matamu
aku hidup

tetapi sia-sia,
karena aku tak menemukan pengganti
paru-paruku.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembunyi

sebut saja aku begitu aku mampu menyelinap kala ingin kau bunuh gigil dengan pelukku yang hangat aku pula yang rajin merayap diam-diam ke kamarmu di sudut pikirmu lalu aku hinggap begitu seterusnya aku ini untukmu walau diam walau kubawa sembunyi kekasihmu tak akan tau bahwa selama ini aku tak biarkanmu menangis, layu bahwa selama ini aku bersedia menjadi tempat keluhmu ia takkan tau selama inilah aku yang selalu ada buatmu, tempatmu datang menjadi pelarian kekasihmu tak akan tau. /1/

First Post! :)

Haii :D Ini post pertamaku di blog keduaku. Aku emang bikin blog baru alasannya yang lama nggak bisa dibuka dan kalian tau kan? Manusia berhak lupa :p Blog-ku nggak istimewa karna aku juga nggak bisa apa-apa, nyebelin kan? Ajarin aku ya? Aku orang baru soalnya.. Gitu aja yaa, daahhh.. Makasih udah mau baca ini! hehe

Wasting.

I've been wasting most of a lot of time in my life doing something useless and it doesn't even have benefit upon me. How do I did that like everyday on my lifetime and didn't realize it at all? And keep repeating and doing all the same instead. I want everything in my life to be all as what I wanted it to be, but sometimes it doesn't always affect good on me nor important at all.