aliran mata air berbuih
terkadang kusam pekat
seperti tak lagi ku temui
kenamaan bahagia
di hitam legam bola matamu
malahan garis lurus bibirmu
terkadang kusam pekat
seperti tak lagi ku temui
kenamaan bahagia
di hitam legam bola matamu
malahan garis lurus bibirmu
namun goresan layak pedih
entah semburat luka
entah semburat luka
meski kasar jarimu
kau hapus, kau sembunyi
meski aku melihat, aku merasa
sama perih seperti batinmu
hentakkan kalbu
menggelayut rasa hati
ingin tak inginnya aku
harus berjarak ada engkau
meski bibir terkatup bisu
jantung warna delima
berdetak terhenyak kusyuk
di dalam beradu
bersama rindu
menggelayut rasa hati
ingin tak inginnya aku
harus berjarak ada engkau
meski bibir terkatup bisu
jantung warna delima
berdetak terhenyak kusyuk
di dalam beradu
bersama rindu
inilah atas nama luka
meski perih sayat dada
harus apa atau bagaimana
tak beranilah aku namai cinta
hakiki putih nan suci
atau hasrat yang diperangi
nantilah sampai mati
biar kucari benar rasa ini
meski perih sayat dada
harus apa atau bagaimana
tak beranilah aku namai cinta
hakiki putih nan suci
atau hasrat yang diperangi
nantilah sampai mati
biar kucari benar rasa ini
Komentar
Posting Komentar